Minggu, 19 Juni 2011

TRAINING OHSAS 18001:2007

Kepada Yth.
Bapak/Ibu/Sdr/i
Anggota Milis

Dengan hormat,

Bersama ini kami informasikan bahwa CETS (Center for Environmental Technology Study) Jurusan Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta akan mengadakan pelatihan OHSAS 18001 : 2007 dengan deskripsi sebagai berikut :

Latar Belakang

Isu Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) telah menjadi isu yang penting bagi dunia usaha. Di Indonesia Peraturan dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi SMK3 mewajibkan setiap perusahaan menerapkan SMK3 dan memiliki personel yang kompeten untuk mengelola dan menerapkan SMK3 di perusahaan. Di tahun 2007, salah satu standar Internasional tentang SMK3 diterbitkan dengan nama Ocupational Health Safety Assesment Series (OHSAS 18001:2007). Sertifikasi sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja OHSAS 18001:2007 telah berkembang menjadi persyaratan bagi pelanggan dan menjadi kebutuhan bagi manajemen perusahaan untuk meminimalisasi kehilangan (loss) akibat terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja, sehingga kebutuhan akan sumber daya manusia yang memahami SMK3 semakin meningkat. Kebutuhan sumber daya manusia saat ini diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pengelola SMK3 di perusahaan , konsultan yang membantu set up OHSAS 18001 dan auditor OHSAS 18001.

Pelatihan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja OHSAS 18001:2007 ini ditujukan untuk memberikan gambaran yang jelas tentang persyaratan OHSAS 18001:2007 dan bagaimana cara memenuhi persyaratan itu di sebuah perusahaan. Dalam pelatihan ini peserta akan terlibat secara aktif dalam diskusi kelompok sehingga materi yang disampaikan dapat lebih mudah dipahami.

Tujuan

Setelah pelatihan ini diharapkan peserta akan dapat :

Memahami manfaat dan urgensi penerapan OHSAS 18001:2007 di perusahaan
Memahami persyaratan OHSAS 18001:2007 dan bagaimana memenuhinya
Memahami metode HIRA (Health Injury Risk Assesement) di perusahaan
Mengerti cara penyusunan tujuan dan program kesehatan dan keselematan kerja

Trainer

ARIS IKA NUGRAHANTO



Materi

Pengenalan tentang SMK3 di Indonesia
Manfaat penerapan OHSAS 18001:2007
Sistem Sertifikasi OHSAS 18001:2007
Istilah dan Definisi dalam OHSAS 18001:2007
Persyaratan OHSAS 18001:2007
HIRA (Health and Injury Risk Assesment)
Persyaratan OHSAS 18001:2007
Tujuan dan Program OHSAS 18001:2007
Dokumentasi OHSAS 18001:2007
Road Map Sertifikasi OHSAS 18001:207 di perusahaan

Target Peserta

Praktisi SMK3
Staf Perusahaan bagian EHS
Safety Engineer
Calon EHS Staf di perusahaan
Mahasiswa Fakultas Teknik
Mahasiswa HIPERKES

Pendaftaran

Mengisi Formulir Pendaftaran (dapat diperoleh diperwakilan CETS). Pendaftaran paling lambat 1 minggu sebelum pelaksanaan atau tergantung dari kuota peserta.



Pembayaran

Biaya Pelatihan OHSAS 18001 : 2007 yaitu sebesar :

Mahasiswa S1/S2 Rp. 450.000,-
Instansi/Perusahaan/Umum Rp. 650.000,-
Biaya pendaftaran dapat dibayarkan atau dikirimkan kepada CETS TL UII melalui :
Bank MANDIRI, Cab. UII, Rekening No. 137-00-0715925-0
a/n Universitas Islam Indonesia - Prodi Tek. Lingk

Setelah mengirimkan biaya pendaftaran, copy bukti pembayaran bank mohon di fax ke (0274) 895330. Sebelumnya dapat melakukan konfirmasi terlebih dahulu dengan sekretariat CETS di (0274) 8300042.


Fasilitas Pelatihan

Peserta Pelatihan OHSAS 18001 : 2007 CETS Jurusan Teknik Lingkungan UII, akan memperoleh fasilitas sebagai berikut :

Seminar Kit
Modul pelatihan dalam bentuk hard dan softcopy
Makan siang dan snack saat istirahat pagi dan sore
Sertifikat
Dokumentasi pelatihan dalam bentuk CD
Doorprice


Waktu & Tempat Pelaksanaan

Hari/Tanggal : Sabtu - Minggu, 2 - 3 Juli 2011

Waktu : 08.00 - 16.00 WIB

Tempat : Gedung Kuliah Umum (GKU) Dr. Sardjito , Universitas Islam Indonesia Yogyakarta

Jl. Kaliurang Km. 14,4 Sleman - Yogyakarta. Telp. (0274) 8300042, 896440 ext. 3210. Fax. (0274) 895330
Silahkan mengunduh peta menuju Kampus UII disini .

Brosur Agenda Pelatihan 2011 lainnya dapat diunduh disini .

Minggu, 08 Mei 2011

MAHASISWA D3 HIPERKES & KK Bagi-bagi Masker


Sabtu,7 Mei 2011
Diawali jam 08.00 agenda yang diresmikan oleh Ketua Program Studi D3 Hiperkes & KK yakni dr. Putu Suriyasa MS, PKK, Sp.Ok memberangkatkan puluhan personel untuk menggelar aksi damai dalam agenda Bakti Sosial On the road dengan tema mahasiswa Hiperkes Peduli paru-paru wong Solo, berbagi masker, Stiker Berkendara dan Brosur himbauan tentang K3. Kegiatan ini dilakukan di empat titik awal yaitu perempatan sekarpace, perempatan panggung, perempatan gendengan dan perempatan manahan barat. kemudian diakhiri di titik berkumpul bundaran patung slamet riyadi Gladag. Di titik akhir peserta berorasi dan melakukan treatrikal yang menggambarkan akan bahayanya polusi gas buang jika mengenai paru. Disamping itu para peserta membawa sapanduk serta poster untuk mengingatkan para pengguna jalan untuk selalu menjaga kesehatan dan keselamatan dalam berkendara.
acara yang sebenarnya diadakan untuk memperingati Hari K3 internasional yang jatuh pada tanggal 28 April ini diharapkan dapat menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan di jalanan. karena disadari bahwa racun gas buang yang berada dijalan sangat berbahaya begitu pula dengan himbauan agar bersifat aman dalam mengandarai, karena fakta kematian di jalanan/transportasi menempati angkat tertinggi.
Salam K3 ....!!!!Mari budayakan K3 di lingkungan kita..!!!
Redaksi : Amin

Rabu, 29 Desember 2010

Lirik Lagu "Jurus Tandur" Slank

Maju terus pantang mundur
Maju ke depan jangan ke belakang
Maju terus pantang mundur
Demi kebenaran

Walau banyak yang coba jegal kita
jangan pernah gentar
Walau orang coba gagalkan kita
Kita tetap menghajar (jurus tandur)

Maju terus pantang mundur
Jalan yang lurus tak kenal kabur
Maju terus pantang mundur
Untuk keadilan

Walau beribu-ribu rintangan
Kita selalu tebas
Walau berjuta-juta halangan
Kita pasti berantas

Putih itu adalah putih
Jangan hitam bilang jadi
Abu-abu
Maju terus pantang mundur
Ini dadaku hai mana dadamu
Jurus tandur

Senin, 20 September 2010

AKSIOMA HEINRICH TENTANG KECELAKAAN

1. Bahwa kecelakaan merupakan rangkaian sebab-akibat. tidak ada kecelakaan yang hanya disebabkan oleh satu faktor tunggal, namun merupakan rangkaian sebab-akibat yang saling terkait
2. Bahwa sebagian besar kecelakaan disebabkan oleh faktor manusia. menurut penyelidikan 85% penyebab kecelakaan disebabkan manusia.
3. Bahwa kondisi tidak aman dapat membahayakan dan menimbulkan kecelakaan. Dari setiap 300 tindakan aman terjadi 1 kecelakaan fatal.
4. Bahwa tindakan tidak aman dipengaruhi oleh tingkah laku, kondisi fisik, pengetahuan, dan keahlian dan lingkungan kerja.
5. Upaya pencegahan kecelakaan harus mencakup berbagai usaha teknis, tindakan persuasif, dan tindakan disiplin.
6. Keparahan suatu kecelakaan berbeda satu dengan yang lainnya. Dipengaruhi oleh kondisi lingkungan kerjadan potensi bahaya.
7. Program pencegahan kecelakaan harus sejalan dengan program yang lainnya. Karena aspek K3 berkaitan dengan seluruh proses bisnis dalam organisasi perusahaan.
8. Pencegahan kecelakaan atau program keselamatan tidak akan berhasil tanpa dukungan dan peran manajemen puncak. Manajeman harus memiliki komitmen yang nyata mengenai K3 sebagai bagian penting dalam keberhasilannya.
9. Pengawas merupakan unsur kunci program K3. karena Pengawas merupakan orang yang langsung berhubungan dengan tempat kerja dan pekerjanya.
10. Usaha Keselamatan menyangkut aspek ekonomis. Berkaitan dengan Produktivitas serta biaya kecelakaan yang harus dikeluarkan.

Kamis, 15 Juli 2010

FAKTOR SUHU NIKMAT KERJA

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi suhu nikmat kerja ( The thermal comfort zone) a.l. : suhu, kelembaban, gerak udara, beban kerja fisik( ringan, sedang, berat), pakaian kerja dan panas radiasi. Demikian juga untuk mendapatkan suhu nikmat kerja diruang tunggu, apotik ,lab., x-ray, emergency dll , hendaknya memeprhitungkan adanya faktor-faktor diatas.

Untuk menetapkan suhu nikmat kerja, dapat dipakai tabel The thermal comfort zone dari S.H. Rogers,1975, Eastman Kodak company,. Pada tabel ini suhu nikmat kerja pada kurva dengan kisaran 17- 20 derajat C suhu basah ( wet bulb Temperature), 19 - 26 derajat C suhu kering ( dry bulb temperature) dan kelembaban relative( relative humidity ) 20 - 85 %. Pada kondisi ini akan memberikan kenikmatan 35- 65 % di zone suhu nikmat kerja. Perhitungan faktor suhu, kelembaban, gerak udara, beban kerja fisik( ringan, sedang, berat), pakaian kerja dan panas radiasi ada pada pojok kiri atas dari tabel ini.

Demikian pula untuk mendapatkan tingkat penerangan yang baik dapat dilakukan beberapa hal a.l: meningkatkan kontras dari material yang akan kita tulisi/ lihat, memperbesar ukuran terkecil dari barang yang perlu dilihat lebih rinci, dan mendesain kerja karyawan agar objek yang akan dilihat dapat berada pada posisi tegak lurus dengan pandangan mata karyawan ybs.

Untuk menetapkan tingkat penerangan yang memadai dapat digunakan tabel Recommended Range of illuminance for various types of Tasks ( Flynn,1979) dan Tabel Special purpose lighting for inspection task ( Murphy,1981, Eastman Kodak Company).

Rabu, 03 Maret 2010

mengenaskan

WAW...DPR RI kembali bergemuruh....perang urat saraf tiada henti....semua kerkokok bak ayam kelaparan....tak ada rasa saling menghormati antar sesama anggota Dewan,,,bila hal ini terus terjadi mau di bawa kemana Indonesia ini...akankah DPR akan selalu menjadi tontonan bagi masyarakat bak ketoprak yang ditonton penggemarnya. namun masih mending bila hanya disamakan dengan ketoprak sebab penonton ketoprak semua senang dengan apa yang ada di adegan tersebut tetapi kejadian d Dewan kita justru banyak yang benci dengan tingkah laku(akting) mereka saat menyelesaikan masalah.


sang aktor terdiam...
setelah melewati perdebatan alot yang dilanjutkan dengan voting akhirnya diputuskan bahwa opsi A menjadi pilihan. sang aktor utama di Dewan pun akhirnya harus menerima kenyataan bahwa mereka kalah dalam perhitungan suara voting, beberapa anggota koalisi pun membelot ke opsi A, namun inilah kenyataan sang raja di DPR kini haruz rela meletakkan kekuasaannya untuk sementara ataupun bahkan selamanya,,,,waktu kedepan masih panjang siapakah yang akan pro rakyat...??????

Sabtu, 04 Juli 2009

Kiat Meraih Taqwa


1. Mahabbatullah
Dengan menumbuhkan rasa mahabbatullah(kecintaan pada Allah),maka seseorang akan dapat meraih ketaqwaan. Hal ini dikarenakan sesuatu pekerjaan jika dilakukan dengan rasa cinta akan terasa lebih mudah dan ringan baek berupa apa-apa yang diperintahkan maupun menjahui semua laranganNya. Dan sudah selaknya bagi orang yang bertaqwa untuk memiliki rasa cinta pada Allah diatas segalanya. Karena diantar sifat orang beriman adalah memiliki rasa cinta pada Allah SWT. (lihat surah Al Baqarah :165)
2. Muraqabatullah
Merasa selalu diawasi oleh Allah SWT dapt mengantarkan seseorang meraih derajat taqwa. Sifat muraqabah akan menjadikan control yang kuat pada diri, sehingga seseorang tidak leluasa berbuat sesuka hatinya. Apabila sifat muraqabah sudah tertanam pada diri seseorang maka disaat ramai ataupun sepi dan dikala terang maupun gelap seseorang akan berjalan sesuai aturan yang berlaku, sesuai aturan Allah SWT. Kapan dan dimana pun kita berada, Allah dan malaikat akan terus mengawasi perbuatan kita. Pengawasa Allah terhadap hambanya sangatlah dekat, sedekat jarak manusia dengan urat lehernya.Bahkan pengawasan tersebut mencakup batin manusia yang paling tersembunyi sekalipun.(lihat surah Qaf : 15)
3. Tha’atullah
Ketaatan seseorang pada Allah SWT dapat menjadi wasilah untuk meraih ketaqwaan.Orang yang taqwa akan menjadikan dirinya suci dan keimanannya semakin kokoh. Kesucian jiwa dan kokohnya iman apabila dijaga terus menerus, maka ketaqwaan seorang hamba akan meningkat. Kebalikannya dengan ketidaktaatan, menjadikan ketaqwaan seseorang makin terkikis. Seperti kiasah teladan Nabi Ibrahim as bahwa dengan ketaatan dapat meningkatkan ketaqwaan. (lihat surah An-Nalh : 122)
4. Mujahadah
Dalam segala hal mujahadah (besungguh-sungguh) adalah kunci meraih keberhasilan.Demikian pula keberhasaln meraih taqwa juga berdasar pada kesugguhan masing-masing individu. Allah menjadikan kesunguhan seseorang termasuk prasyarat mendapat hidayah. (liha surah Al-Ankabut : 29)
5. Taubat
Hubungan antara taubat dan taqwa sangatlah erat. Bagaikan hubungan kuat arus dengan sumber tegangan. Manakala taubat seseorang diterima Allah SWT maka sucilah jiwanya. Dengan kesucian jiwa maka akan menjadikannya manusia yang paling dekat dengan Allah SWT. Ketika seseorang suah dekat dengan Allah SWT, tentu ia akan menjadi hamba yang bertaqwa.
Pribadi yang bertaqwa bukan berarti luput dari segala dosa. Karena setiap manusia pasti memiliki dosa. Hal yang membedakan insan yang bertaqwa dan manusiatanpa ketaqwaan dalam masalah dosa yakni menghentikan dan meneruskan pernuatan dosa yang telah ia kerjakan. (lihat surah Ali ‘Imran : 135)
6. Muhasabah
Selalu mengevaluasi diri merupakan cirri orang-orang yang bertaqwa. Apa yang telah dikerjakannya, selalu dievaluasi dengan cermat. Kecermatan seseorang yang berusaha meraih derajat taqwa dalam menghitung-hitung untung dan ruginya atas sesuatu yang telah dikerjakan harus melebihi cermatnya pedagang dalam menghitung laba dan rugi bisnis yang dijalankan.
(lihat surah Al-Hasyr : 18)
7. Makrifah
Memiliki makrifah(pengetahuan) adalah modal seseorang untuk mengarungi hidup ini. Tanpa ilmu/pengetahuan maka dunia ini akan gegap gempita tanpa setitik cahaya pun. Dan berkenaan dengan ilmu syar’i sebagai syarat utama meraih ketaqwaan, Allah telah menyatakan bahwa dikalangan hamba yang paling takut kepadaNya adalah para ulama’(orang yang berilmu) yang melaksanakan segala perintah dan menjahui segala laranganNya.(lihat surah Fathir : 28) Dan Rasulullah SAW mengancam para pencari ilmu yang tidak didasarkan untuk meraih ketaqwaan, namun untuk tujuan selainnya.
8. Da’wah(Do’a)
Da’wah yang berarti do’a merupakan salah satu kunci untuk meraih taqwa. Bahkan merupakan sarana yang efektif untuk meraih cita-cita. Do’a sebagai sarana efektif meraih kemenangan dalam segala hal dapat kita ketahui dari makna sebuah hadits addu’a shilahul mu’min, yakni do’a adalah senjata orang mukmin.
sumber : Pribadi Menakjubkan!